Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Pasien pada Masa Pandemi Covid-19
Support for Family Relationships with Patient Anxiety Levels during the Covid-19 Pandemic
DOI:
https://doi.org/10.53801/jipki.v3i1.99Kata Kunci:
covid-19, dukungan keluarga, kecemasanAbstrak
Latar Belakang: Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona baru. Gejala umumnya adalah demam, lemas, batuk, kram, dan diare. Penyebaran Covid-19 yang sangat tinggi dapat menimbulkan masalah kesehatan jiwa dan psikososial bagi klien, keluarga klien, tetangga klien, bahkan tenaga medis.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien selama pandemi Covid-19.
Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada pasien kanker yang menjalani perawatan di rumah sakit. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap lantai 3 RS Permata Pamulang. Teknik pengambilan sampel total sampling Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner standar Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Penelitian ini menggunakan analisis rank Spearman.
Hasi: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa hampir setengah (34,0%) pasien yang mendapat dukungan keluarga sedang mengalami tingkat kecemasan sedang, sebagian kecil (20,0%) pasien yang mendapat dukungan keluarga tinggi mengalami kecemasan sedang dan sebagian kecil (8,0%) pasien yang mendapat dukungan keluarga rendah mengalami kecemasan berat. Nilai p adalah 0,000 atau probabilitasnya kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien selama masa pandemi Covid-19 di RS Permata Pamulang dengan tingkat kedekatan sedang dan bertanda negatif menunjukkan semakin tinggi dukungan keluarga maka semakin rendah tingkat kecemasan.






